Seputardepok_ KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia kembali meraih kemenangan dalam laga uji coba menjelang turnamen Al-Nakbah di Palestina. Di laga uji coba keduanya kali ini, pasukan "Merah Putih" berhasil menghempaskan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 6-0.
Di babak pertama, timnas berhasil unggul 3-0, berkat dua gol gelandang Yoshua Pahabol dan satu gol lainnya kreasi Muhammad Rahmad. Selepas turun minum, dua gol penyerang Irfan Bachdim dan satu gol lagi dari Rendi Irawan menggenapkan kemenangan timnas menjadi enam gol tanpa balas.
Asisten pelatih timnas, Fabio de Oliviera, mengaku senang anak asuhnya dapat meraih kemenangan itu. Namun, kemenangan besar itu masih harus dievaluasi karena banyaknya kekurangan di beberapa lini.
"Gol-golnya tak masalah, tapi saya masih melihat adanya kekurangan. Spirit sudah ada namun belum diimbangi kekompakan," ujar Fabio seusai pertandingan.
Fabio mengakui salah satu faktor kekurangan tersebut bisa terjadi karena masih minimnya latihan bersama. Maklum saja, selain diisi pemain-pemain baru, timnas tersebut baru menjalani pemusatan pelatihan bersama sejak 19 April lalu.
"Mungkin karena kami tidak pernah bermain sebelas pemain lengkap dalam latihan dan lima minggu ini masih belum cukup memadukan mereka. Faktor lainnya adalah kekurangan pemain. Kami akan lakukan evaluasi," tegas Fabio.
Di babak pertama, timnas berhasil unggul 3-0, berkat dua gol gelandang Yoshua Pahabol dan satu gol lainnya kreasi Muhammad Rahmad. Selepas turun minum, dua gol penyerang Irfan Bachdim dan satu gol lagi dari Rendi Irawan menggenapkan kemenangan timnas menjadi enam gol tanpa balas.
Asisten pelatih timnas, Fabio de Oliviera, mengaku senang anak asuhnya dapat meraih kemenangan itu. Namun, kemenangan besar itu masih harus dievaluasi karena banyaknya kekurangan di beberapa lini.
"Gol-golnya tak masalah, tapi saya masih melihat adanya kekurangan. Spirit sudah ada namun belum diimbangi kekompakan," ujar Fabio seusai pertandingan.
Fabio mengakui salah satu faktor kekurangan tersebut bisa terjadi karena masih minimnya latihan bersama. Maklum saja, selain diisi pemain-pemain baru, timnas tersebut baru menjalani pemusatan pelatihan bersama sejak 19 April lalu.
"Mungkin karena kami tidak pernah bermain sebelas pemain lengkap dalam latihan dan lima minggu ini masih belum cukup memadukan mereka. Faktor lainnya adalah kekurangan pemain. Kami akan lakukan evaluasi," tegas Fabio.
Timnas akan kembali melakoni laga uji coba terakhir melawan Persiba Bantul pada 11 Mei mendatang. Setelah itu, Irfan Bachdim dan kawan-kawan akan bertolak ke Palestina tiga hari setelahnya. Dalam turnamen tersebut Indonesia bergabung di Grup B bersama Irak, Uzbekistan, dan Kurdistan.


0 komentar:
Posting Komentar